Task Force: Anyone Who Has Been Infected With Covid-19 Can Experience Long Covid

Task Force: Anyone Who Has Been Infected With Covid-19 Can Experience Long Covid

Juru bicara Satgas Manipulasi Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Covid bisa lama menyasar siapa saja yang sudah dipastikan positif terkena virus corona.

Sangat tergantung dari daya tahan tubuh seseorang dan seberapa parah bila mengalami penyakit Covid-19.

Read More: Penembakan mati pendemo myanmar, ternyata di perintahkan Junta

“Siapapun yang terjangkit Covid-19 berpotensi untuk mengalami Covid dalam waktu yang lama,” kata Wiku dalam jumpa pers yang disiarkan di Sekretariat Presiden YouTube, Jumat (12/3/2021). Politik Indonesia

Sedangkan untuk Covid yang lama bisa diartikan sebagai gejala penyakit berkepanjangan yang diderita pasien setelah hasil tes Covid-19 memberikan hasil negatif.

Secara umum, penderita Covid-19 sembuh dalam 2 hingga 6 minggu. Namun bagi sebagian orang, beberapa gejala masih akan terasa setelah beberapa minggu setelah dinyatakan sembuh. Dunia Politik dan Ekonomi

Ini dikenal sebagai Covid Long.

“Prinsipnya, mereka yang mengalami Covid dalam waktu lama bisa sembuh, tapi waktu pemulihannya berbeda-beda untuk tiap orang,” kata Wiku. Ekonomi Indonesia

Wiku sebelumnya menjelaskan, merujuk pada hasil survei Badan Kesehatan Dunia (WHO), gejala yang dialami para penderita Covid-19 berbeda.

Sebagian besar pasien mengalami gejala ringan hingga sedang, sekitar 10 hingga 15 persen pasien mengalami gejala berat, dan sekitar 5 persen menderita gejala kritis.

Long Covid tidak hanya dapat terjadi pada pasien Covid-19 yang memiliki gejala berat atau kritis, tetapi juga dapat menyerang mereka yang memiliki gejala ringan, pasien muda, bahkan mereka yang tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas. Politik dalam dan luar negeri

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam sampel berusia 18 hingga 34 tahun yang sebelumnya sehat, 20 persen atau 1 dari 5 dilaporkan mengalami beberapa gejala berkepanjangan setelah menderita Covid-19.

“Namun perlu diingat bahwa mereka yang mengidap Covid dalam jangka waktu lama tidak menularkan gejala yang sama atau virus Covid-19 kepada orang-orang di sekitarnya,” kata Wiku.

Dengan temuan fenomena Covid yang sudah berjalan lama ini, Wiku berharap masyarakat semakin waspada.

“Dengan hasil studi ini, saya juga berharap sebagian masyarakat yang acuh tak acuh terhadap Covid-19 malah tidak percaya bisa mempertimbangkan kembali cara mereka melakukan aktivitas,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*